<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="3237">
<titleInfo>
<title>analisa keselamatan dan kesehatan kerja pada bengkel fabrikasi dengan metode job safety analysis dan risk assessment pada PT.XYZ upaya pencegahan kecelakaan kerja</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Intan Baroroh, S.T., M.T.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Arfid Immanuel Hezbert Tuter</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah</publisher>
<dateIssued>2021</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiii, 77 p. : ill. ; 29 cm.</extent>
</physicalDescription>
<note>Pabrik fabikasi tentunya tidak luput dari kecelakaan khususnya pekerjaan hotwork (pekerjaan panas) seperti contoh pemotongan dan pengelasan, karena itu dibutuhkan manejemen risiko agar menjaga keselamatan serta kesehatan pekerja. Tujuan penelitian ini adalah memberi saran dalam bentuk penelitian Job safety analysis serta penilaian risiko(Risk Assessment) pada  PT XYZ. Job safety analysis adalah Merupakan teknik analisis untuk mengkaji langkah-langkah suatu kegiatan dan mengidentifikasikan sumber bahaya yang ada dari tiap langkah-langkah tersebut serta merencanakan tidakan pencegahan untuk mengurangi risiko. Untuk penellitian ini menggunakan standart AS/NZS 4360(2004). Dari penelitian ini didapatkan 3 potensi bahaya tertinggi masuk ke kategori Priority 1 yang perlu penanganan langsung dari perusahaan. Terdapat pada pekerjaan pemotongan nilai bahaya yang paling tinggi yaitu korsletting, untuk pekerjaan pengelasan terdapat 2 bahaya paling tinggi yaitu korsletting dan fume terhirup. Langkah yang harus dilakukan perusahaan pada 3 bahaya tertinggi menurut AS/NZS 4360(2004) yaitu penanganan langsung seperti menerapkan hukuman atau pemberian SP-1 kepada karyawan yang melanggar JSA</note>
<subject authority=""><topic>Job Safety Analysis</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Risk Assessment</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Pengelasan</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Potensi Bahaya</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Bahaya</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Persiapan</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Pemotongan</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan Lantai 2 - Gedung Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Jalan Arief Rachman Hakim No. 150, Sukolilo, Surabaya</physicalLocation>
<shelfLocator>621.21.14 Arf a</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">S0200962021</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan-UHT</sublocation>
<shelfLocator>621.21.14 Arf a</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>3237</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-12-16 11:00:46</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-12-16 11:01:18</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>